Jumat, 06 Juli 2012

BERKREASI DALAM KARYA


KREASIKU DALAM GORESAN PENA



A. KARYA 2 DIMENSI

1. GRADASI WARNA

Alat dan bahan               :
1.      Pensil
2.      Kertas A4 80 Gram
3.      Penggaris
4.      Sepidol

Langkah-langkah :
      1.      Membuat garis tepi pada kertas A4 dengan ukuran atas, bawah, kanan dan kiri yaitu 2 cm.
      2.      Membuat garis-garis sesuai selera dan motif yang dinginkan pada kertas tersebut.
      3.      Mewarnai motif bentukan garis-garis yang telah dibuat dengan rapi menggunakan sepidol.





  


                                                          Hasil Kreasi Gradasi Warna


2. ANYAMAN


Alat  dan bahan                     :
1.         Gunting
2.        Lem kertas
3.        Pensil
4.       Penggaris
5.       Kertas manila warna merah muda dan putih

Langkah – langkah   :
1. Menyiapkan alat dan bahan.
2. Membuat garis tepi dengan ukuran tepi atas, bawah, kiri dan kanan yaitu 2 cm pada kertas manila warna putih.
3. Membagi garis tepi tersebut dengan menandai tepi atas dan bawah ukuran 0,5 cm pada kertas.
4. Menghubungkan titik-titik tersebut hingga menjagi garis yang lurus.
5. Gunting garis yang ada pada kertas tersebut dengan rapi.
Pada kertas manila warna merah, membaginya sama dengan ukuran 0,5 cm.
6. Menggunting sesuai garis pada kertas tersebut dengan lurus dan rapi.
7. Selanjutnya guntingan yang sudah jadi pada kertas manila warna merah dapat dianyamkan sesuai dengan motif yang diinginkan pada kertas manila warna putih.







Hasil Karya Anyaman Kertas



3. MENGGAMBAR TIUPAN


Alat dan bahan           :
     1.     Sedotan
     2.    Cat air
     3.    Kertas HVS 80 Gram

Langkah-langkah  :
     1.     Siapkan alat dan bahan.
     2.    Mencampur cat air yang sudah ditentukan warnanya dengan air.
     3.    Menyelupkan sedotan pada cat air yang sudah diencerkan tersebut.
     4.    Meletakkan sedotan pada kertas dan selajutnya meniupnya.



Hasil Karya Menggambar tiupan


4. MENGGAMBAR EKSPRESI DENGAN ARSIRAN GARIS

Alat dan bahan               :
      1.      Pensil
      2.      Kertas A4 80 Gram
      3.      Sepidol Warna Hitam

Langkah-langkah :
      1.      Menyiapkan alat dan bahan.
      2.      Membuat garis tepi dengan ukuran atas, bawah, kanan dan kiri yaitu 2 cm.
      3.      Membuat gambar sesuai dengan yang diinginkan
      4.      Mengarsir gambar yang telah dibuat tersebut.
     5.    Menebali garis tepi dengan sepidol.



Hasil Karya Menggambar Ekspresi


5. Cetak Penampang, Daun-daunan, dan Umbi-umbian (Cetak Tinggi)
Bahan dan alat : kertas, pewarna, pelepah daun, buah, daun-daunan, umbi-umbian, pisau, cutter, silet, alas pewarna, spon/busa, kapas, koran bekas.

Cara Pembuatan :
1)         Pilihlah penampang apa yang akan dijadikan acuan cetaknya pelepah daun atau buah-buahan. Pelepah daun yang sering dijadikan acuan cetak adalah: pelepah daun pisang, pelepah daun talas, pelepah daun pepaya. Buah belimbing dapat pula dijadikan sebagai acuan cetak.
2)         Potonglah penampang bahan acuan cetak itu dengan pisau, cutter atau silet. Arah potongan bebas. Usahakan agar permukaan potongan rata. Kerataan permukaan potongan sangat menentukan hasil cetakannya.
3)         Siapkan pewarna. Pewarna yang disiapkan bergantung dari keadaan bahan acuan cetaknya. Bila acuan cetaknya masih mengeluarkan getah/cairan, cukup disediakan serbuk pewarna saja. Pewarna akan menjadi cair setelah bersatu dengan cairan acuan cetak. Akan tetapi bila acuan cetaknya tidak mengeluarkan cairan, kita perlu menyediakan pewarna yang sudah dicampur dengan air.Pewarna serbuk, cukup disebarkan pada alas warna yang bentuknya datar dan rata misalnya: kaca, formica, lembaran plastik, piring. Penampang acuan cetak yang mengandung cairan digosok-gosokan pada serbuk warna yang ditaburkan di alas hingga rata, maka terjadilah warna yang siap pakai. Pewarna cair dapat dipulaskan pada busa/spon, atau pada kapas.
4)         Mencetakkan acuan cetak. Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan ikutilah petunjuk ini.
a.     Penampang acuan cetak yang masih basah tekankan pada pewarna yang ada pada alas warna tadi.
b.     Selanjutnya tempelkan (sambil ditekan) acuan cetak tersebut pada kertas yang sudah diletakkan di atas koran.
c.     Kemudian angkat acuan cetaknya. Gambar acuan cetak akan tertera pada kertas. Untuk membuat bentuk/gambar yang sama, lakukan kegiatan seperti yang dilakukan sebelumnya beberapa kali bergantung kebutuhan pada kertas yang sama atau yang lain.
d.     Acuan cetak yang sudah kering (tidak mengeluarkan cairan), pengisian warnanya harus dengan cara menempelkan acuan cetak tersebut pada spon/busa, atau kapas yang sudah diisi pewarna. Pencetakannya sama seperti pada pencetakkan acauan cetak sebelumnya. Demikian pula pengulangan pencetakkannya.
e.     Perlu diperhatikan agar pewarna yang menempel pada acuan cetak tidak berlebihan, tidak pula kekurangan. Bila hal ini terjadi, hasil cetakannya tidak akan memuaskan. 






Hasil Karya Mencetak Penampang


6. M3 (Melipat, Menggunting, dan Menempel)



Alat dan bahan           :
            1.     Gunting
            2.    Lem kertas
            3.    Kertas origami
            4.    Kertas HVS 70 Gram
  
    Langkah-langkah         :

     1.     Menyiapkan lat dan bahan.
     2.    Melipat kertas menjadi 2 bagian sama besar.
     3.    Melipat lagi kertas tersebut menjadi 2 sama besar.
     4.    Menggunting bagian tepi kertas dengan motif tertentu sesuai dengan selera.
     5.    Membuka lipatan kertas tersebut.
     6.    Menempel kertas yang telah digunting tersebut pada kertas HVS yang telah disiapkan.





Hasil Karya M3 (Melipat, Menggunting dan Menempel)

7. DESAIN BATIK
  1. BATIK
Alat dan bahan             :
1)        Pensil
2)        Penggaris
3)        Kertas A4 80 Gram
4)       Sepidol Hitam

Langkah-langkah          :
1)      Menyiapkan alat dan bahan.
2)     Membuat garis tepi pada kertas dengan ukuran tepi atas, bawah, kanan dan kiri yaitu 2 cm.
3)     Membuat garis sesuai yang diinginkan untuk membagi ruang kertas menjadi beberapa bagian.
4)     Mengisi setiap bagian ruang dengan motif-motif batik yang diinginkan.
5)     Merapikan desain batik dengan menebali garis tepi menggunakan sepidol hitam.



Hasil Karya Membatik

A.    BATIK MENGGUNAKAN CAT AIR

Alat dan bahan             :
a)       Pensil
b)       Penggaris
c)        Figura
d)       Kertas A4 80 Gram
e)        Cat air

Langkah-langkah         :
1)      Menyiapkan alat dan bahan.
2)     Membuat garis tepi pada kertas dengan ukuran tepi atas, bawah, kanan dan kiri yaitu 2 cm.
3)     Membuat batik dengan motif bebas.
4)     Mewarnai gambar batik yang sudah dibuat menggunakan cat air.
5)      Merapikan desain batik dengan menebali garis tepi menggunakan sepidol hitam.
6)     Menaruh desain batik yang sudah jadi dalam sebuah bingkai atau figura.




Hasil Karya Membantik Dengan Cat Air

8. KALIGRAFI

       Alat dan bahan           :
1)  Penggaris
2) Pensil
3) Kertas A4 80 Gram
4) Cat Air
5) Sepidol warna merah dan hitam

Langkah-langkah  :
1)  Menyiapkan alat dan bahan.
2) Membuat garis tepi atas, bawah, kanan dan kiri dengan ukuran 2 cm.
3) Membuat desain kaligrafi menggunakan pensil.
4) Mewarnai desain kaligrafi menggunakan cat air dengan pilihan warna sesuai  yang diinginkan.
5) Merapikan desain kaligrafi dengan menebali garis tepi dengan warna merah.





Hasil Karya Kaligrafi

9. TARIKAN BENANG
Bahan dan alat : benang kasur, pewarna, kertas HVS/gambar, koran bekas (alas meja), tempat pewarna(wadah air kecil).


    Langkah-langkah :
a)  Siapkan adonan pewarna seperti pada proses batik sederhana.
b) Ambil benang kasur sepanjang 40 – 45 cm. Celupkan sebagian besar benang tersebut pada larutan pewarna. Kalau larutan pewarna dirasakan terlalu banyak menempel pada benang, sebaiknya diperas dahulu. Pewarna yang terlalu banyak menempel pada benang akan mengakibatkan hasil yang kurang memuaskan.
c)  Letakkan benang tersebut pada kertas yang sudah diletakkan di atas alas koran. Apakah letak benang mau diatur atau bebas bergantung pembuat. Ujung benang yang tidak terkena warna, harus ada di luar bidang kertas.
d)   Lipatlah kertas tadi di tengah-tengah sisi panjangnya.
e)  Sambil menekan kertas dengan salah satu telapak tangan, tariklah benang sampai keluar dari lipatan kertas. Arah tarikan bebas.
f)  Buka lipatan kertas. Gambar apa yang terjadi?
g)  Untuk menghasilkan beberapa bentuk dalam satu bidang gambar/ kertas, lakukan kegiatan yang sama seperti di atas. Dengan mengubah letak benang, akan diperoleh gambar baru.


Hasil Karya Tarikan Benang

10. CETAK BAYANGAN
Cetak bayangan merupakan kegiatan berkarya seni rupa yang menghasilkan gambar bayangan. Media yang digunakan diperlukan kertas gambar, daun atau guntingan gambar, cat air, cat semprot atau pewarna kue, sikat gigi bekas dan sisir.

Cara Mencetak :
a)    Daun atau guntingan gambar diletakkan di atas kertas gambar.
b)   Cara mencetak dengan sisir atau dengan semprotan.
c)    Setelah cat kering, daun atau guntingan kertas diangkat.



Hasil Karya Mencetak Bayangan

11. INKBLOT

Bahan yang diperlukan pada kegiatan ini hampir sama dengan kegiatan tarikan benang. Malahan benangnya sendiri pada inkblot tidak diperlukan.

Cara Pembuatan :
a)   Teteskan warna yang sudah disiapkan terlebih    dahulu di atas kertas yang sudah dialasi koran bekas.
b)    Lipat kertas tersebut pada tengah-tengah sisi panjangnya.
c)     Kertas yang sudah dilipat digosok dengan pinggir telapak tangan serata mungkin terutama pada bagian yang ditetesi pewarna.
d)   Buka lipatan kertasnya! Gambar apa yang terjadi?
e)    Untuk menghasilkan gambar yang berwarna lebih dari satu, ulangi beberapa kali kegiatan seperti di atas, tentu saja warna yang diteteskan kemudian harus berbeda dengan warna sebelumnya.


Hasil Karya Menetes (INKBLOT)



B. KARYA 3 DIMENSI

1. GANTUNGAN KUNCI PITA

Bahan    : Pita ukuran kecil warna (masing-masing 150 cm), Kolong gantungan kunci
Alat        : Gunting dan korek api

Langkah-langkah           :
1.    Masukkan 2 pita secara bertumpuk pada kolong gantungan sama panjang.
2.    Ikat dengan erat dan rapi.
3.    Betangkan pita yang sudah terikat tersebut ke 4 arah mata angin.
4.    Anyam ke arah yang berlawanan.
5.    Lakukan hingga pita tersisa + 5 cm.
6.    Ikat ujung pita dengan salah satu ujung pita lainnya.

Hasil Kerajinan Tangan Gatungan Kunci Pita

2. ORIGAMI
                Kertas yang digunakan ialah kertas tipis (70-100 gram) berukuran bujur sangkar (segi-4 beraturan sama sisi). Dengan melipat kertas kita dapat membuat aneka bentuk hiasan dan mainan yang tiga dimensional, serta mendekati rupa makhluk hidup atau benda sehari-hari yang akrab dengan lingkungan kita.





Hasil Karya Origami


3. GANTUNGAN KUNCI MAKRAME

BAHAN   : Tali kor 90 cm, monte 3, lem UHU, gantungan kunci
ALAT       : Gunting, korek api
                            
CARA MEMBUAT       :
1.    Masukkan tali pada monte bagian kepala sama panjang.
2.    Ayam  tali.
3.    Pasang bagian tangan lalu ikat pada ujungnya.
4.    Pasang gantungan kunci dengan sisa teli kor pada bagian atas kepala boneka.





Hasil Karya Kerajinan Tangan

3. PATUNG PLASTISIN

Alat dan bahan                 :
        *      Plastisin
Cara Membuat                  :
a)    Menyiapkan alat dan bahan.
b)   Melunakkan plastisin dengan cara memijat-mijatnya hingga bisa dibentuk.
c)    Membentuk plastisin bundar sebagai kepalanya.
d)   Buat badannya agak panjang.
e)    Membuat kaki patung dengan ukuran yang sesuai dengan bentuk tubuh.
f)     Membuat ekornya dengan melintir-lintir plastisin hingga panjang dan kecil.
g)    Membuat mata patung sekaligus telinganya.
h)   Tempelkan bagian-bagian yang sudah dibentuk pada tubuh patung hingga membentuk tubuh yang utuh.








Hasil Karya Patung Plastisin

4. KARYA PAMERAN 3 DIMENSI

    Bahan     : Kulit Bambu, lem kayu, Kardus, Sterofoam, Bambu Kecil, dan Triplek.
 Alat         : gunting, pemotong triplek, pisau, penggaris, pensil
                     
CARA PEMBUATAN :
a)   Mencari desain miniatur Pure.
b)   Potong triplek dengan ukuran panjang 10 cm lebar 15 cm.
c)    Tempel triplek dengan sterofoam.
d)   Bentuk Kardus agak miring sebagai atap, dan semakin ke atas semakin kecil dan sesuaikan ukuran.
e)    Tempelkan kulit bambu dengan rapi pada kardus.
f)     Untuk mempercantik, maka karya tersebut bisa di cat atau di plitur.




Hasil Kerajinan Seni Rupa Merangkai



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar